petunjuk manusia

Makna Syari’ah

Makna Syari’ah

Kata syari’ah dalam ayat Al quran di surat Al-maidah :

لكل جعلنا منكم شرعة و منهاجا

Untuk tiap-tiap ummat kami jadikan aturan dan jalan yang terang

Dari segi bahasa artinya sebagai berikut :

•Al-madzhab (pegangan/rujukan)
•Athariqah Al-mustaqimah al-bayyinah (jalan yang lurus dan terang)
•Syir’atulmaa (Sumber mata air)
•Al-manhaj (pedoman atau pijakan pokok) 

1. Inti pokok Syari’ah menurut bahasa adalah pegangan dan rujukan bagi manusia, muatannya merupakan jalan petunjuk yang lurus dan terang, manusia sangat memerlukan keberadaannya bagaikan sumber mata air yang selalu dibutuhkan dalam kehidupan.
2. Ukuran keistiqomahan seorang muslim sangat tergantung pada pedoman yang dipegang dan pijakan pokoknya, dan satu-satunya pedoman dan pijakan pokok yang paling kokoh dan tangguh adalah syari’ah Islam, karena mengandung kebaikan yang universal yang dapat mengantarkan manusia pada keteguhan, kemuliaan dan kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.
pengertian syariah
Menurut Dr. Abdul Karim Zaidan dalam bukunya Almadkhol Lidirosatissyari’ah al-islamiyah, Syari’ah Islam adalah Segala bentuk aturan dan ketentuan-ketentuan hukum Allah yang ada dalam Al-Quran dan As-Sunnah yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia.

KEESAAN ALLAH

Tauhidullah atau keesaan Allah merupakan hakikat terpenting (raison d’etre) bagi keberadaan manusia, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak; atau yang dilanjutkan dengan kehidupan surga atau di neraka.

Para Ulama membagi tauhid kepada lima tingkatan

1. Tauhid dalam Zat.
Maksud tauhid dalam zat adalah bahwa Allah adalah Satu, tidak mempunyai sekutu dan tandingan; tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya.
2. Tauhid dalam Sifat.
Maksud tauhid dalam sifat disini adalah bahwa Allah Mahasempurna dan Mahatinggi.seluruh Zat Allah adalah kemulian. Demikianlah seterusnya. Setiap sifat Allah adalah esensi Zat-Nya dan bukan zat lain yang terpisah.
3. Tauhid dalam Perbuatan.
Tauhid dalam perbuatan artinya Allah memiliki otoritas yang mutlak dalam perbuatannya baik dalam penciptaan, pemeliharaan dan pengaturan alam semesta ini, tidak ada sekutu baginya, misalnya, matahari adalah ciptaan Allah dan bahwa segenap keistimewaannya dalam cahaya dan energinya juga ciptaan Allah; segala pengaturannya bergantung kepada-Nya,
4. Tauhid dalam Ibadah.
Maksudnya yaitu hanya Allah yang berhak diibadahi, suatu ibadah hanya di peruntukkan bagi Allah dan tidak akan ada seorangpun yang berhak mendapatkannya.
5. Tauhid dalam kekuasaan Hukum, yaitu : hanya hukum Allah yang wajib ditaati, semua aturan hukum yang diberlakukan dalam kehidupan semuanya harus merujuk dan bersumber dari hukum Allah.

Manusia dan Alam Semesta

1. Allah adalah Sang Pencipta (Khaliq)
2. Alam semesta adalah yang diciptakan (Makhluq)
3. Manusia termasuk bagian dari alam semesta yang diciptakan oleh Allah.
4. Semua makhluq (yang diciptakan Allah) harus tunduk kepada aturan Khaliq (Sang Pencipta)
5. Aturan yang berlaku untuk alam semesta disebut sunnatullah
6. Alam ini tunduk kepada sunnatullah oleh karena itu sangat teratur, harmonis dan sinergis satu sama lain.
7. Aturan yang berlaku untuk kehidupan manusia adalah agama, dan agama yang diridloi oleh Allah untuk kehidupan manusia adalah agama Islam.
8. Jika manusia tunduk kepada ajaran agama Islam maka hidupnya akan teratur.
ِ
نَّ فِي خَلْقِ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَاخْتِلاَفِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي اْلأَلْبَابِ

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,(QS 3:190)

Read the rest of this entry »

AQIDAH

‘Aqidah adalah iman yang teguh dan bersifat mutlak, yang tidak ada keraguan sedikit pun bagi orang yang meyakininya.

Ruang Lingkup Pembahasan Aqidah

Menurut Hasan al-Banna sistematika ruang lingkup pembahasan aqidah adalah:


1. Ilahiyaat
Yaitu pembahasan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan Ilahi seperti wujud Allah dan sifat-sifat Allah, af’al (perbuatan-perbuatan) Alah dan lain-lain
2. Nubuwaat
Yaitu pembahasan tentang segala seuatu yang berhubungan dengan Nabi dan Rasul, termasuk pembahasan tentang Kitab-Kitab Alah, mu’jizat, dan lain sebagainya.

3. Ruhaniyat
Yaitu pembahsasan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan alam metafisik seperti malaikat, Jin, Iblis, Syaitan, Roh dan lain sebagainya.

4. Sam’iyyat
Yaitu pembahahasan tentang segaa sesuatu yang hanya bisa diketahui lewat sam’I (dalil naqli berupa Al-Quran dan Sunnah) seperti alam barzakh, akhirat, azab kubur, tanda-tanda kiamat, surga neraka dan lainnya.

Read the rest of this entry »

Akhlak

Akhlak secara bahasa berasal dari kata khalaqa yang kata asalnya khuluqun, yang berarti perangai, tabiat, adat ataupun khalkqun yang berarti kejadian, buatan, ciptaan. Jadi secara etimologi akhlak itu berarti perangai, adat, tabiat, atau system perilaku yang dibuat.

Akhlak secara kebiasaan bisa baik atau bburuk. Tergantung pada tata nilai yang dipakai sebagai landasanya, meskipun secara sosiologis di Indonesia kata akhlak sudah mengandung konotasi baik, jadi “orang yang berakhlak” berarti orang yang berakhlak baik.

Q.S Al-Quran. Asy-Syu’araa’,26:137

“(agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang dahulu”

“dan sesungguhnya kami benar-benar berbudi pekerti yang agung.”

Akhlak atau system perilaku ini terjadi melalui satu konsep atau seperangkat pengertian tentang apa dan bagaimana seb aiknya akhlak itu harus terwujud.

Akhlak atau system perilaku dapat diteruskan melalui dua pendekatan,:

1.      Rangsangan – jawaban (stimulus-response) atau yang disebut proses mengkondisi sehingga terjadi automatisasi dan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

a.       Melaui latihan

b.      Melalui Tanya jawab

c.       Melalui mencontoh

2.      Kognitif yaitu penyampaian informasi secara teoritis yang dapat dilakukan antara lain sebagai berikut:

a.       Melalui dakwah

b.      Melalui ceramah

c.       Melalui diskusi, dan lain-lain

Setelah pola perilaku terbentuk maka sebagai kelanjutanya akan lahir hasil-hasil dari pola erilaku tersebut yang berbentuk material (artifacts) maupun non material (konsepsi, idea). Jadi akhlakul karimah ialah pola perilaku yang dilandaskan pada dan memanifestasikan nilai-nilai iman, islam dan ihsan(berbuat yang baik).

Read the rest of this entry »

manfaat bersabar

Manfaat dan Hikmah Sabar

Kesabaran adalah kunci agar kita selalu ditemani dan dibimbing Allah. Sabar menghantarkan seseorang menjadi manusia sejati, tangguh, elegan, dan bermartabat. Betapa banyak kerusakan yang terjadi akibat manusia tidak bisa bersabar. Banyak kegagalan perencanaan hidup juga diakibatkan karena kurangnya kesabaran.


Sabar memiliki banyak manfaat dan hikmahnya, di antaranya sebagai berikut.

1. Sabar Sebagai Penolong

Kesabaran bisa menjadi penolong yang akan menyelamatkan seseorang dari bahaya, baik bahaya dunia terlebih lagi bahaya akhirat. Contoh kecilnya misalnya di dalam berkendaraan.

Betapa pun ia terburu-buru, ia tetap mengemudikan kendaraannya dengan penuh kehati-hatian dan sesuai aturan. Saat lampu lalu lintas berwarna merah, ia pun berhenti dengan rela, saat di dalam kota, kendaraan pun diperlamban, tidak melebihi 40 atau 50 km/jam. Ia tetap menghargai hak-hak kendaraan lain yang ada di depan maupun di belakang, termasuk memberi kesempatan kepada pejalan kaki atau pengguna sepeda.

Jika kesabaran demikian yang dipraktikkan setiap pengendara kendaraan bermotor, maka Insya Allah ia akan selamat dari kecelakaan, ia selamat dari kejaran polisi karena tidak mengebut di dalam kota sampai melampaui batas kecepatan, dan orang lain pun akan selamat dari ulahnya kalau saja ia tidak sabar akibat terlalu cepat.

Read the rest of this entry »

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.